Uncategorized

Ceritakan Soal Mimpi-mimpi Yang Terwujud, Grup Musik Suara Kayu Luncurkan Mini Album ‘Perjalanan Mimpi’

Kapanlagi.com – Grup musik Suara Kayu baru saja merilis mini album mereka yang bertajuk Perjalanan Mimpi. Mini album ini berisi 8 lagu yang merupakan hasil dari kolaborasi Suara Kayu dengan beberapa musisi top tanah air.

Dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Rabu (29/11) personel Suara Kayu, Ingrid Tamara dan Audree Dewangga mengatakan mini album Perjalanan Mimpi merangkum perjalanan bermusik mereka sejak terbentuk pada Mei 2020. Ia merasa ada banyak mimpi yang telah terwujud sejak awal Suara Kayu terlahir.

“Perjalanan Mimpi, cerita tentang perjalanan meraih mimpi-mimpi kami. Suara Kayu dengan segala celetukan mimpi yang enggak masuk akal,” ungkap Ingrid Tamara.

1. Ada Delapan Lagu

“Ya ada banyak sekali mimpi yang diizinkan untuk terwujud di tahun 2023, bersyukur sekali,” lanjutnya.

Proses produksi mini album Perjalanan Mimpi ini menghabiskan waktu sekitar dua tahun lamanya. Adapun delapan lagu di mini album itu adalah sebagai berikut:

1. Obat Rindu (Feat. Kucaimars)

2. Tak Perlu Ada Senja (Feat. Fiersa Besari)

3. Kembali Pulang (Feat. Feby Putri)

4. Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini (Feat. Rio Ardhillah)

5. Istimewa Di Hati (Feat. Project Pop)
6. Rekat (Feat. Gritte Agatha)

7. Love Forever Feat. Arash Buana (English Version)

8. Love Forever Feat. Arash Buana (Indonesian Version)

Untuk Love Forever yang dinyanyikan bersama Arash Buana menjadi lagu berbahasa Inggris pertama untuk Suara Kayu. Lagu ini menceritakan tentang pasangan yang saling mencintai dan berdoa untuk bersama selamanya setelah banyak sekali cerita lucu yang mengiringi sampai akhirnya bisa bertahan sampai sekarang.

2. Mimpi yang Terwujud

Audree Dewangga pun mengatakan menyanyikan lagu berbahasa Inggris menjadi salah satu mimpi Suara Kayu. Hal itu akhirnya lagi-lagi bisa terwujud lewat lagu Love Forever.

“Lagu ini lagu Bahasa Inggris Suara Kayu yang pertama. Seneng banget, karena ini adalah salah satu mimpi Suara Kayu dan ternyata bisa terwujud bersama kerabat kami Arash Buana,” ujar Audree Dewangga.

Audree Dewangga juga mengungkapkan bagaimana tantangan dalam membuat lagu Love Forever. Menurutnya tantangan dalam menciptakan lagu satu ini ada di sisi penulisan lirik.

“Tantangannya mungkin dari sisi penulisan, tapi Arash Buana bisa menyuarakan apa yang kami ingin tuangkan dalam Bahasa Inggris, memang ahlinya dia,” tukasnya.

(kpl/irf/tdr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *